Buyan Tamblingan, Si Danau Kembar

Bukan, bukan gunung kembar, tapi danau kembar. Sebenernya nggak kembar juga, sih. Aku sebut kembar soalnya punya letak sebelahan. Namanya danau Buyan-Tamblingan. Lokasinya masih satu kompleks sama Danau Bedugul. Kali ini aku ke danau ini untuk ikutan event Birdwatching Competition oleh BKSDA Bali. Waktunya sekitar bulan Juli 2011. Aku pergi masih dengan komunitas yang sama, yaitu teman-teman pengamat burung.

IMG_6292
Bersama tim menyeberang Ketapang- Gilimanuk

Seperti perjalanan ke Serangan, ke Bedugul kami juga pakai carter angkot. Bedanya, kami nggak turun di Ubung melainkan di pertigaan Beringkit. Sampe di pertigaan ini sekitar jam 4 pagi-an dari Pelabuhan Gilimanuk. Sepagi itu kita bener-bener mbambung (gembel). Nunggu di pinggir jalan sampe subuh buat nunggu angkot yang lewat. Perlunya sih nyari mesjid untuk solat. Hitchiker banget deh.

Nah, seperti dapet pertolongan Tuhan, kelar solat kita dapet angkot yang bisa dicarter sampe Bedugul. Bedugulnya bukan tepat di danau Bedugul. Tapi tetangganya yang masih satu kompleks, Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Asal tau nih, sebagai orang Surabaya yang biasa panas, kita ber-10 berasa mati beku kena suhunya begitu sampai di Buyan-Tamblingan. Ke kamar mandi kalo ngga kepaksa ngga bakalan deh masuk. Kena airnya, kulit berasa kesilet. Bahkan di siang haripun, dinginnya ruaaarrrr binasa! Mungkin cuman sejam kita bisa ngerasain hangatnya matahari, itupun sekitar jam 4 sore.

View sunset dan sunrise disini kece. Terlebih jarang ada wisatawan bikin tempat ini nyaman buat dinikmati. Sunyi, dingin, sendu gitu deh. Apalagi pas malam, view langit bertabur bintangnya bener-bener top. Tapi kalo udah menjelang tidur, duh Gustiii… sleeping bag means nothing! Minuman hangat dan sup yang kita buat buat menghangatkan badan sebelum tidur harus rela dingin dalam beberapa menit saja. Bener-bener kebalikan dari Serangan yang bikin ubun-ubun pecah. Buyan-Tamblingan bikin ubu-ubun ciut!

IMG_6458
Masih sore sudah kabut

Di Danau Buyan-Tamblingan ini ada dua jenis raptor (burung pemangsa) hasil pelepas liaran sama komunitas pengamat burung setempat. Namanya Haliaaetus leucogaster (Elang Laut Perut Putih) dan Haliastur indus (Elang Bondol). Dari namanya aja, Elang Laut, jelas dong tinggalnya di laut. Tapi sepasang ELPP ini, begitu teman-teman pengamat burung menyebutnya, malah ada di danau. Saban pagi dan sore mereka berdua soaring cari mangsa sambil ngeluarin suaranya yang macam soang itu.

IMG_6334
Elang Laut Perut Putih

Beda lagi sama si Elang Bondol. Elang berwarna coklat putih dan jadi maskotnya DKI Jakarta ini keliatan kalo hasil pelepas liaran. Soalnya masih ada marker (penanda) di sayapnya. Seneng sih kalo do foto dia diem aja, tapi kita justru kasian. Kayaknya elang ini lupa cara terbang dan lupa sama instingnya. Masak kami bawa gorengan singkong di serang juga. Singkong, man!

IMG_6661
Haliastur indus alias Elang Bondol hasil pelepas liaran
IMG_6465
Megalaima javensis alias Takur Tulung- tumpuk yang nangkring persis di atas tenda kami
Glaucidium castanopterum atau Beluk-watu Jawa. Bagian dari ordo Strigidae yang berukuran khas. Kecil, cenderung berbadan bulat, matanya bundar dan innocent, plus mukanya pesek. Hehehe (untung bukan lagi deskripsikan taksonomi. Bisa dapat E ini) :))))

Beruntungnya kita, meskipun nggak menang lomba minimal kita menang doorprize di event ini. Tau kemana? Bali Bird Park! Beh, kalau bukan karena menang undian mah, nggak bakalan kesana. Tiketnya bisa 80 ribuan sendiri. Tambah keren lagi ketika tiket yang awalnya berlaku untuk 2 dewasa dan 2 anak sukses ku lobi untuk 10 orang dewasa! Huawaawawa. Kekerenan kita juga dilekapi dengan dianter naik mobil bak terbuka punya BKSDA Bali! C’est super!

IMG_6720
Kalah lomba tapi menang lotre :))) dimanakah aku?
IMG_6726
Dapat tumpangan sampai Bali Bird Park
IMG_6737
Hello, Bali Bird Park!
IMG_6815
Nonton 4D dulu mumpung gratis
IMG_6819
Time to go home. Thanks Bali for the good memories!

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *