Little Thailand di Vipassana Graha

Di postingan sebelumnya, aku sempet bahas Paris van Java dan Africa van Java . Bahkan kalo diperhatiin kalian bakalan nemuin juga Beijing van Java (coba baca lagi disini dan disini). Nah, gimana kalo sekarang kita cerita soal Bangkok van Java? Hm, apa kita sebut Little Thailand aja?

Apapun itu, mungkin belum banyak yang kesini nih. Pengen liat Paris, bisa ke Bandung. Pengen liatin Afrika bisa ke Baluran. Pengen ke Cina, masuk aja ke Chinatown yang nyaris ada di setiap kota besar Indonesia. Nah, kalo pengen ke Thailand? Coba ke Vipassana Graha.

Belom familiar ya? Kita kasih tau nih kalo Vipassana Graha itu adalah tempat meditasi sekaligus tempat ibadah umat Buddha di Jalan Kol. Masturi, Bandung. Begitu masuk kedalamnya, suasana tenang, adem, dan semerbak dupa bakal kerasa. Arsitektur bangunan yang khas menambah kentalnya suasana kayak di Thailand. Tempat ini juga jadi merangkap Sekolah Tinggi Agama Buddha loh. Mirip IAIN lah ya, kalo di umat muslim.

Aslinya sih, kita memang pengen kesini. Cuman jalannya nggak tahu. Jadi di list perjalanan ke Bandung kemaren, kita tulis cuman nggak jadi prioritas. Sampe suatu pagi, si Dimas yang ngebet banget pengen liat Bosscha minta diturutin kemauannya. Aku pun ngehubungin Dwi, temenku SMA yang dengan baik hati mau nganterin kita jalan-jalan kesana.

Dalam perjalanan ke Bosscha yang si Dwi sendiri lupa-lupa inget, kita nyasar nggak karuan. Kerennya kita malah nyasar sampe Tangkuban Perahu. Buset, nyasar aja niat banget, yak. Hahaha. Andaikata Tangkuban Perahu waktu itu buka, pasti kita sekalian mampir. Sayangnya, waktu itu gunungnya Sangkuriang ini lagi status waspada, jadi kita sempetin aja foto di depannya. Rada berasa katrok, sih. Tapi saking embel-embel ‘turis’ lagi nempel di jidat, kita cuek aja foto depan plang penanda masuk. Hahahaha.

IMG_9834
Perjalanan berlanjut. Masih nyariin Bosscha dan masih nyasar. Kerennya Dwi adalah nyasarin kita ke tempat yang worth it buat disatronin. Kali kedua Dwi nyasar, kita berhenti tepat di depan Vipassana Graha. Aku yang pegang list langsung maksa Dwi berhenti. Nyaris aja aku cekik dia saking senengnya. Dimas dan Dwi yang nggak paham cuman bisa bengong.

Kami bertiga masuk disambut bapak penjaga yang ramah banget. Masuknya free kok. Dan begitu di dalamnya, tadaaaa… kita berasa kelempar ke Thailand. Keren banget deh.

Belum bisa ke Thailand, kesini dulu bolehlah

Bangunannya mirip pagoda atau stupa-stupa didominasi warna putih dan emas. Beberapa patung Buddha dan tokoh penting dalam agama tersebut kelihatan di beberapa sudut area Vipassana Graha. Bangunan yang terletak di tengah dan berukuran paling besar bernama Maha Panca Bala dan dikelilingi bangunan lebih kecil disekelilingnya. seingat kami, ada empat bangunan kecil yang mengelilinginya. Nggak cuman itu, disekeliling bangunan juga bisa kita nikmati relief yang bercerita tentang perjalanan alam akhirat.

IMG_9887
Boleh ambil gambar, tapi tetap harus sopan

Yang paling kami kagumi adalah ruangan berisi 10.000 patung Buddha dari emas sumbangan para donatur. Nama ruangan itu Dhammasala 10.000 Buddha. Semuanya dijajar rapi dan ada nama orang-orang yang menyumbang patung Buddha itu di bagian bawah patung. Di dalam ruangan ini juga kami bertemu seorang Bikkhu yang lagi ngobrol sama pengunjung. Mungkin mereka sedang diskusi agama. Enathlah, kami nggak berani ganggu dan asyik plonga-plongo ngagumin patung-patung yang bikin silau itu.

IMG_9854
Ruangan berisi 1000 patung Buddha ukuran kecil

Juga ada satu ruangan yang berlapis emas. Ini jauh lebih bikin silau, hehe.

IMG_9889
Ruang berlapis emas

Oya, sepenangkapan kami, Vipassana Graha ini menjalain kerjasama juga dengan kerajaan Thailand. Maklumlah, Thailand kan memang terkenal kuat sama basic agama Buddha-nya. Ada juga patung gajah putih di dekat gerbang masuk yang menjadi simbol kerjasama antar dua negara itu.

IMG_9903
Simbol kerjasama Indonesia dengan Thailand

Yah, kurang lebih gitu deh jalan-jalan kita di Vipassana Graha, Bandung. Pengen ke Thailand jadi keturutan nggak jauh-jauh, deh. Hehehe. Nih, kita kasih liat foto-foto kita disana. 😀

Nb: satu hal yang bikin kami terenyuh adalah waktu liat Tugu Asoka di tengah area Vipassana Graha. Disana ada tulisan  yang mengajarkan agar kita umat berbeda-beda agama saling menghormati dan mempelajari ajaran yang baik dari setiap agama. 🙂 keren…

IMG_9868

“Siapapun yang memuji agamanya sendiri dan merendahkan agama lain, hanya akan merugikan agamanya sendiri. Kerukunan antar penganut agama atau kepercayaan, patut dihargai. Hendaknya kita mendengarkan dan memahami ajaran yang baik dari agama lain.”- The Inscription of King Asoka on Religions Tolerance

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *