Onrust-Kelor-Cipir: Saksi Sejarah di Tembok Terluar Batavia (1)

Judul ini nggak berarti kita lagi niat belajar sejarah, sih. Karena sebenernya kita mau ngajak teman- teman buat mendatangi short escape disekitar Jakarta.

Tempat yang masih menarik, nggak perlu nginep, cukup naik perahu motor nelayan, udah sampe deh. Perjalanan paling sekitar 20 menitan buat sampai di pulau pertama. Dekat kan?

Memang mau kemana kita?

PULAU 1000!

Jangan keburu mikir pulau 1000 itu yang jauh- jauh, kayak Pulau Untung Jawa, Pulau Bira, Pulau Harapan, atau ribuan pulau lain di ujung Jakarta itu ya… Ada tiga dari ‘seribu’ pulau itu yang lokasinya paling deket sama Jakarta. Tempat ini cukup menarik dikunjungi buat kalian yang punya waktu refreshing terbatas. Misal kerja 6 hari atau nggak punya cuti #eaaa #curhat.

Kebetulan jalan- jalan kami kali ini ikutan one day trip (ODT) yang diadakan sebuah agen perjalanan. Cukup bayar 75 ribu aja kita udah bisa datangi 3 dari 1000 pulaunya kepulauan 1000. Mayan deh, buat buang sial.

 

Nah, ketiga pulau itu adalah Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust. Buat temen- temen yang mau kesini, bisa ikutan tur ODT kayak kita atau jalan sendiri dengan nyewa perahu dari nelayan sekitar.

Di edisi kali ini, kami juga nggak berdua, tapi ramean sama rombongan kami (ber-8) dan rombongan orang lain di dalam tur. Karena lokasi tinggal yang pisah- pisah, rombongan kami sepakat buat ketemuan di Stasiun Cawang. Kemudian lanjut deh pakai mobil Dimas menuju Dermaga Muara Kamal (Dimas ini salah satu rombongan kami. Teman kuliah saya yang kebetulan namanya sama kayak Suami, hehehe…)

Dalam perjalanan yang lumayan panjang ke utara, sampailah kami di Dermaga Muara Kamal yang menyatu dengan TPI (tempat pelelangan ikan). Kebayanglah ya… gimana suasana pasar ikan. Ruameee apalagi kami kesana pas weekend. Nggak cuman jual ikan, penjual disana didominasi sama penjual kerang. Usut punya usut, nelayan disana memang lebih berupaya pada budidaya kerang. Khususnya kerang hijau (Perna viridis). Tapi sedih,,, karena ternyata ada nelayan yang menjual hasil tangkapan berupa PENYU! 🙁

IMG_0579
Sibuk memilah kerang. Dalam hati saya bertanya, berapa jumlah timbal yang tertimbun dalam badan kerang?
IMG_0580
Memilah kerang part 2
f2f2e6ca-5c9c-4ead-9d3c-376fd7b014e9
Ramainya TPI dan pasar ikan di pagi hari. SEMERBAK

 

Info buat para pejalan (1): Kita bisa bawa kendaraan pribadi kesini asal rela kotor dan bau amis. Nggak perlu khawatir soal parkir, terutama parkir mobil. Akan banyak warga sekitar mengarahkan kita ke lapangan- lapangan kosong. Hanya pastikan nggak ada barang penting dan berharga yang tertinggal. Plus, kalo bayar, pastikan nggak bakal dipalakin lagi. Kita waktu itu bayarnya sengaja diakhir. Kenapa? Soalnya yang jaga parkir bisa jadi ganti orang. Bilang aja bakalan balik lagi dan bayar di akhir.

Sambil nunggu rombongan lain, kita bisa menikmati angin sepoi- sepoi sambil duduk di pos bambu milik penduduk sekitar. Atau teman- teman juga bisa mengamati aktivitas nelayan sekitar yang lagi mengurus hasil “panen” kerang hijaunya

Info buat para pejalan (2): Pastikan pakai baju yang nyaman. Karena mau wisata “pantai,” jangan pakai baju yang gerah. Kondisi di dermaga juga cukup kumuh, gunakan baju dan alas kaki yang nggak ribet nyucinya tapi juga nggak licin. Selain itu tetap berpakaian sopan, karena pantainya bukan pantai buat berjemur. Hehehe…

76b0789a-e357-4672-a26d-428542171537
Menunggu perahu kecil

Ya! Ketiga pulau yang kita sebut tadi lebih bisa disebut sebagai wisata budaya/ arkeologi daripada wisata pantai. Ketiga pulau ini tenar karena dulunya pernah dimanfaatkan Belanda sebagai garda depan pertahanan Batavia. Sehingga sekarang, “barang- barang” Belanda tadi meninggalkan jejak sejarah yang menarik. Mantep yak…

Nah, sekarang waktunya kalian simak fakta menarik dari pulau pertama yang kita kunjungi. Yaitu Pulau Kelor.

 

Pulau Kelor (d/h. Pulau Kherkoff)
Dulunya pulau ini bernama Pulau Kherkoff. Kayaknya ada kesalip lidah oleh pribumi, jadilah nama Kherkoff yang londo banget jadi Kelor (jauh yak….)

Kelor ini dulunya menjadi lokasi pertahanan terluar Belanda di Batavia. Sehingga kemudian berdirilah Benteng Martello yang legendaris itu disini.

Sekarang teman- teman masih bisa melihat bangunan Benteng Martello dan puing-puingnya yang runtuh ke laut. Kabarnya puing yang runtuh ini akibat gempa tsunami Krakatau 1883. Kebayang kan dahsyatnya peristiwa saat itu?

Kelor dan Benteng Martello dari kejauhan
Kelor dan Benteng Martello dari kejauhan
IMG_3921
Di dalam Benteng Martello

Fakta lain yang bisa kita jumpai saat berkunjung ke Kelor adalah ancaman abrasi laut. Secara ganasnya, ia melumat pelan- pelan tepian pantai pulau ini. Itulah kenapa teman- teman juga bisa melihat pemecah ombak yang ada di sekitar benteng.

IMG_3863
Untung ada pemecah ombak. Pose dulu kita!

Meskipun usianya sudah tua, benteng ini masih bisa kita sebut berdiri gagah. Tapi, bukan berarti kita bisa sembarangan naik- naik di sekelilingnya ya. Sudah sewajarnya bangunan cagar budaya kita rawat bersama. Apalagi kalau ngelakuin vandalisme. Hm… it’s a big no-no! Buat ngatasin pengunjung yang bandel begini, pengelola pariwisata sudah menyiapkan pihak pengamanan yang siap negur siapa aja dengan yang ‘mengancam stabilitas’ keindahan pulau mini ini.

Saat kita lepas dari dermaga Muara Kamal hingga bermeter-meter kedepan, kita cuman lihat air yang keruh kecoklatan. Asli, kita sendiri awalnya putus asa sama warna air yang nggak asik dan berpotensi polusi tinggi ini. Tapi ternyata, di Kelor kita bisa liat air yang cenderung biru dan pasir berwarna gading yang lembut. Keceeeee…. jadi deh liburan ‘pantai’ nya. hehehe…

IMG_0606
Let’s go surfing
IMG_0611
Datang dari luar angkasa, Stormtroopers mau liburan
IMG_0613
Airnya masih biru… terharu… :’)

Di Kelor juga teman-teman bisa duduk-duduk menikmati angin sambil buka bekal makan siang loh. Karena sekarang tempat-tempat neduhnya sudah rapi dan nyaman.

Fakta terakhir soal Kelor adalah tempat ini yang sempat dijadikan venue nikahannya pasangan artis Aiqah Hasiholan dan Rio Dewanto. Heuheuheu #korban #infotainment :p

Gimana? Menarik ya? Berkunjung ke Kelor cukup menarik buat melepas penat di waktu yang singkat. Yuk, cobain! Jangan lupa berkunjung kedua pulau tetangganya. Ceritanya ada disini!

IMG_0667
Le-go, baby!

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *