Menyelami Biru di Sendang Biru, Malang Selatan

Malang buat saya selalu tiga hal. Bakso, susu sapi, sama rumah pakde di Sengkaling. Hehehe…

Padahal Malang itu luas. Bukan cuma Kota Malang, tapi juga ada Kabupaten Malang. Dan referensi kekanakan saya tentang Malang dari tiga hal di atas pun berubah seiring waktu.

Kalau selama ini kita kenal Malang dengan yang serba sejuk dingin seperti Bandung, maka kenalan dulu dong sama Malang yang juga bisa panas terik karena dekat dengan pesisir.

Ya, hal itu bisa kita jumpai di kawasan Malang Selatan. Khususnya Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Perkenalan saya dengan area ini dimulai sejak 2005. Ketika pertama kali, saya bermain ke Pantai Balekambang. Saat itu, pantainya masih sangat bersih, berpasir putih, dan berair biru jernih.

Di Balekambang tahun 2005. Masih SMP kelas 3 dan adik masih SMP kelas 1
Di Balekambang tahun 2005. Masih SMP kelas 3 dan adik masih SMP kelas 1

Kemudian di tahun 2010, nama Malang Selatan makin familiar sejak teman- teman saya rajin backpacking bahkan PKL ke area Pulau Sempu. Kebetulan untuk menuju pulau cagar alam tersebut, harus melewati Pantai Sendang Biru yang ada di Malang Selatan itu. Tak hanya sebagai pintu gerbang, pantai ini juga sebagai pusatnya aktivitas nelayan yang super sibuk. Kalau mau mencari yellow fin tuna, kalian bisa cari disini.

Saya sendiri, baru berkesempatan ke Sendang Biru. Pantainya masih terhitung bersih untuk ukuran aktivitas nelayan yang padat. Kita bisa menyaksikan langsung perahu- perahu kayu kecil milik nelayan berjajar, kegiatan nelayan berangkat melaut, kegiatan di TPI (Tempat Pelelangan Ikan), dan aktivitas lain yang tak kalah menarik bagi pecinta fotografi human interest.

Tempat Pelelangan Ikan di Sendang Biru
Tempat Pelelangan Ikan di Sendang Biru
Dermaga di Sendang Biru yang sedang sepi. Yang seperti gerbang itu tempat menimbang ikan yang baru saja datang dari hasil melaut nelayan
Dermaga di Sendang Biru yang sedang sepi. Yang seperti gerbang itu tempat menimbang ikan yang baru saja datang dari hasil melaut nelayan
Dermaga saat surut di sore hari
Dermaga saat surut di sore hari
Aktivitas nelayan memperbaiki perahu
Aktivitas nelayan memperbaiki perahu
IMG_4493
Aktivitas nelayan di sekitar Sendang Biru
IMG_4451
Perahu- perahu bersandar

Karena sampai disana menjelang sore, saya bisa menyaksikan nelayan yang berangkat melaut. Juga Elang Laut Perut Putih (Haliaetus leucogaster) yang sedang terbang rendah. Sebagai informasi, elang berperut putih ini doyan banget sama ikan. Makanya sangat mudah menjumpai dia di kawasan pesisir macam Sendang Biru ini.

Elang Laut Perut Putih sedang soaring di atas laut
Elang Laut Perut Putih sedang soaring di atas laut

Oya, pesan bagi para pecinta mejeng di pantai, mungkin harus siap kecewa kalau ke Sendang Biru. Karena tempat ini memang bukan tempat buat mejeng atau duduk- duduk menikmati angin. Nggak banyak spot yang bisa dibuat foto main- main air kecuali mau di-cie-cie-in sama nelayan setempat hahaha. Disini lebih enak buat duduk sambil makan ikan segar yang baru ditangkap nelayan.

IMG_4513
Bukan tempat mejeng di pantai 😀 Lha ini apa?

Saya sendiri sempat menikmatinya di salah satu warung ikan bakar yang menyediakan jasa bakar ikan segar. Lagi- lagi karena sudah sore, stok ikan sudah nggak sebanyak kalau pagi. Jadi tinggal ada ikan cakalang (tuna) buat dimakan. Rasanya enak juga. Ukurannya besar pula sebesar lengan (saya) hahahaha. Puas dinikmati pas panas- panasnya apalagi pakai sambelnya itu loh. Hm…

Buat yang mau kesini, selamat berpantat panas selama sekitar 2- 3 jam dari Kota Malang ya. Meski sama- sama “Malang”, Sumbermanjing Wetan atau disingkat Sumawe ini, jauhnya luar biasa. Kalau sudah sampai disini, siapkan waktu lebih juga untuk mengunjungi pantai- pantai cantik lain yang sederetan dengan Sendang Biru. Seperti Goa Cina yang ada di postingan saya selanjutnya 🙂

IMG_4435
Tebak, daratan apa yang kelihatan dari kejauhan itu?

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *