Gloria Alley and The Glory of Food

Gang ini memang sempit dan lembap. Di dalamnya berderet penjual masakan-masakan oriental maupun Betawi. Dari yang biasa kita lihat di depot Chinese Food sampai Soto Betawi, disini ada.

Pokoknya, masuk kesini itu penuh dengan wangi- wangi bakmi. Hahaha. Jadi jangan sampai kelewatan nyobain bakmi ayam, bebek, sapi, sampai babi disini. Apalagi Mi Kangkung Jangkung yang terkenal banget itu.

Disini juga teman-teman bisa mencicipi ‘babi halal’ hhahaha. Bukan karena babinya disembelih dengan nama Allah, melainkan dibuat dengan bahan vegetarian. Iya, karena depot makan ini khusus bagi vegetarian. Semuanya dibuat dari saripati tumbuh- tumbuhan. Jadi buat yang penasaran, bisa tuh merasakan daging babi, tapi halal Insya Allah. Hehehehe.

Di postingan sebelumnya, saya juga sempat membahas soal Sup Pi Oh alias sup kura-kura kan? Ternyata usaha makanan ini bisa teman jumpai di Gang Gloria loh. Plus sudah dijalankan turun-temurun.

Hal turun-temurun lainnya juga bisa teman temui di Kedai Kopi Es Tak Kie. Kedai kopi yang populer dan sudah berjalan sejak tahun 1920-an ini memang punya rasa kopi yang khas dan harga terjangkau. Tidak pahit, tidak asam, tapi pas dan segar. Tampilannya sederhana nggak pakai banyak toping kayak kopi kekinian.

Saat ini, kedai tersebut sudah dijalankan oleh generasi ketiga. Yang mana, beliau-beliau ini juga cukup sepuh untuk menjalankan bisnis tersebut. Kakek beliau, yang asli dari Kanton, datang ke Batavia dan membuka kedai ini.

Nah, sambil menikmati segarnya kopi es, bisa juga sambil ditemani bacang. Ingat sekali lagi, cari bacang yang halal bagi yang tidak makan babi. Dan ingat juga kalau kedai ini cuma buka sampai sekitar jam 15.00 atau bahkan kurang. Tergantung ramainya pengunjung yang datang.

20160224_113441
Ngopi dulu bareng (ki-ka) Mas Chanda dari Jakarta Good Guide, Wulan, Kak Myrta, dan Bhumi

Di Gloria, ada pula Gado-gado yang terkenal yaitu Gado-gado Direksi. Sayangnya waktu itu lapaknya sedang tutup. Disebut demikian karena dulunya yang datang dan beli adalah para direksi, pejabat, atau orang terkenal hahaha. Sampai sekarang nama itu tetap awet dan membuat harganya pun jadi ‘harga direksi’ hehe.

img_0564
Gado-gado Direksi ada di tempat sesederhana itu. Sayangnya tutup dan malah motret Mas Candha lagi selfie -_-“

Pokoknya, selama di Gang Gloria, isinya makan terus. Apalagi yang bisa makan babi, pasti bahagia banget disini. Bek tim, sek ba, muaci, lontong cap go meh, rujak Shanghai, sampai Kari Lam juga sesuatu yang nggak boleh kelewatan disini. Kari Lam sendiri boleh dinikmati dengan tenang karena dibuat dari bahan ayam atau sapi :))

20160224_111826
Layaknya jeroan sapi atau kambing, jeroan babi juga disulap jadi masakan enak-enak seperti Bek Tim dan Sek Ba

Lagi-lagi buat yang pecinta daging babi, jangan lupa mampir ke Toko Kawi karena menurut Mas Candha, tour guide kami, disitu menjual ham dan sosis babi yang enak banget didatangkan dari Bali.

20160224_112000
Toko Kawi yang legendaris. Menjual ham spesial dari Bali.

Gimana? Berminat menjadikan Petak Sembilan sebagai destinasi jalan- jalan dalam kotamu minggu ini?

img_0566
Tur yang seru karena dapat teman-teman baru dari luar negeri 🙂

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *