Melarung Senja di Surabaya North Quay

Ada yang bilang mirip Clarke Quay- nya Singapura. Ada juga yang bilang bikin keinget Avenue of Stars-nya Hongkong. Tapi yang jelas, tempat satu ini asli milik Indonesia. Ada di Surabaya dan berbatasan dengan Selat Madura. Namanya Surabaya North Quay.

Disebut ‘north’ karena memang letaknya di utara Kota Surabaya. Persisnya di kawasan Tanjung Perak, yang terkenal sebagai area pelabuhannya Surabaya.

Welcome to Tanjung Perak!
Welcome to Tanjung Perak! (captured by: Rima Nurmalasari)

Sebenarnya, Surabaya North Quay ini hanya secuil bagian dari terminal pelabuhan penumpang termegah dan terbaik se-Indonesia, Gapura Surya Nusantara.

Foto dulu kita di depan terminal Gapura Surya Nusantara (ki-ka: Saya, Ike, Rima, Retha, Zahra, Ogis)
Foto dulu kita di depan terminal Gapura Surya Nusantara (ki-ka: Saya, Ike, Rima, Retha, Zahra, Ogis)

Diresmikan dan dibuka untuk umum pada akhir Februari 2016 lalu, Surabaya North Quay menambah daftar panjang destinasi seru untuk dikunjungi di Surabaya.

Kenapa seru? Karena masuk kesini nggak harus punya kepentingan buat mau nyebrang ke banyak pulau di Indonesia loh. Sekedar ingin menikmati sunset pun nggak dilarang. Cukup bayar retribusi masuk saja sekitar Rp 7.500,00 kita sudah bisa melihat kemegahan kawasan ini.

Gapura Surya Nusantara sendiri memiliki profil yang mirip dengan bangunan bandara. Arsitekturnya kekinian, bersih, terang, dan menyenangkan. Ada ruang tunggu yang nyaman bagi penumpang, tempat check in buat yang mau naik kapal, sampai ada trolley barangnya segala. Bener- bener mirip sama bandara. Kabarnya sih, pelayaran dari titik ini melayani pelayaran wisata ke seluruh Indonesia. Seperti Bali, Labuan Bajo, sampai Raja Ampat.

Ruang tunggu penumpang di lantai 1
Suasana ruang tunggu penumpang di lantai 1
Bagian luar Gapura SUrya Nusantara dan trolley yang berjajar
Bagian luar Gapura Surya Nusantara dan trolley yang berjajar

Begitu naik ke lantai dua dan tiganya, barulah kita bertemu dengan si Surabaya North Quay tersebut. Areanya cukup luas. Terbagi menjadi indoor dan outdoor.

Di bagian indoor, kita bisa menikmati area food court dengan beragam sajian khas Suroboyoan (seperti Lontong Balap dan Bebek) sampai yang paling umum (seperti Sego Kucing). Ada juga booth foto- foto unik yang juga berfungsi menyajikan info soal budaya Jawa Timuran.

Area indoor dan foodcourt di lantai 3
Area indoor dan foodcourt di lantai 3
img_4039
Salah satu booth foto yang menarik bercerita tentang Gamelan
img_4040
Booth foto yang juga menjelaskan dan menampilkan corak Batik Madura
img_4051
Booth foto dengan informasi mengenai Topeng Malangan
img_4058
Booth foto dan Topeng Jaranan dari Kediri
img_4060
Tahukah kamu tentang Jaran Kepang alias Kuda Lumping?
img_4065
Nyebrang kemana yaaaa~

Sementara di area outdoor, kita akan dimanjakan dengan view Selat Madura dan Pulau Madura di depan mata. Sambil menunggu sunset, kita bisa menikmati live music sambil duduk- duduk di tempat yang sudah disediakan, di atas bean bag, atau hanya di atas rumput sintetis yang menjadi alas area outdoor.

img_3964
Area outdoor yang enak buat menikmati sunset

Berjalan- jalan di area outdoor juga sangat menyenangkan. Kita bisa menengok gagahnya Monumen Jalesveva Jayamahe di kejauhan, uniknya menara Syahbandar Kelas Utama Tanjung Perak, sangarnya kapal- kapal perang milik AL, dan ramainya kapal- kapal yang berlayar di sekitar Selat Madura. Jembatan Suramadu pun tak kelewatan nampang dengan cantiknya.

Oya, kabarnya, kita bisa menaiki kapal yang disewakan untuk berkeliling Selat Madura, loh. Jadi bisa melihat Monumen Jalesveva Jayamahe dari dekat sampai bisa melewati bagian bawah Suramadu. Hm… leh uga~

img_3994
Bangunan berkubah emas adalah Menara Syahbandar Tj. Perak. Jauh disebelah tower adalah monumen Jalesveva Jayamahe dengan kapal- kapal milik TNI AL yang berjajar di depannya. Di paling belakang nampak bagian tengah Jembatan Suramadu yang terlihat samar- samar.
img_3960
Suasana sibuknya Pelabuhan Tanjung Perak sore hari.
img_3961
Terminal Jamrud sebagai terminal bongkar muat. Tetangga dari Terminal penumpang Gapura Surya Nusantara.
img_3974
Perahu tradisional yang tengah berlayar
img_3990
Live is better with friends 🙂 
img_3995
Mas e capek, ketiduran di atas karung bawang- bawang
img_4002
Nampak gedung VTS (Vessel Traffic System) setinggi 9 lantai yang berperan sebagai pemandu kapal- kapal yang sedang berlayar dengan sistem navigasi tercanggih dan terakurat saat ini.

Hal yang tak boleh terlewat tentu saat sunset. Benar- benar cantik dan nggak kalah menarik dibanding melihat sunset di gunung atau pantai-pantai lainnya.

img_4000
Tempat romantis dan pas buat nembak gebetan. Kalau ditolak tinggal jorokin ke Selat Madura ;p
img_4013
Matahari mulai terbenam
img_4022
Langit mulai menggelap
img_4025
Langit senja di Tanjung Perak
img_4030
Langit sudah semakin gelap

Menarik kan, berkunjung ke Surabaya? Jadi jangan bilang lagi di Surabaya nggak ada apa-apanya kalau berkunjung kesini, ya 😉

Sila berkunjung ke video jalan- jalan di Surabaya North Quay berikut ini untuk gambaran yang lebih menarik lagi, yah, temans!

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *