Berhari Sabtu di Dusun Bambu, Lembang

IMG_20170318_160925

Bingung juga pas dapet undangan nikah sahabat di Cimahi beberapa waktu lalu. Mau ngapain ya buat ngisi waktu sebelum hari H? Di Cimahi ada apanya, ya? *krik…krik…*

Dan googling punya googling, jawabannya adalah…nggak ada apa-apanya :))) Maka dengan cerdas, setelah menimbang-nimbang kalau ke Bandung bakalan terjebak macet akhir pekan yang parah, kami lantas memilih Lembang sebagai jujugan mengisi waktu. Pilihanpun jatuh kepada Dusun Bambu yang kita tuju menggunakan jasa taksi online.

Hai, Cimahi...why so sepi?
Hai, Cimahi…why so sepi?

Sebagai kawasan wisata alam terpadu, menurut kami Dusun Bambu yang terkesan eksklusif ini punya HTM yang pas di kantong. Cukup sekitar 15 ribu/ orang, kamu bisa masuk menikmati kesejukan Dusun Bambu ditambah gratis 1 botol air mineral. Udah gitu, segala atraksi yang tersedia memang dibuat bisa menjangkau semua umur. Contohnya bisa kita lihat di area permainan. Ada panahan (archery), ada air soft gun, sampai Rabbit Wonderland. Nggak salah deh kalau banyak keluarga yang datang kesini bersama rombongan besar.

Cuma, sayang banget pas kita kesana lagi hujan deras. Jadi nggak bisa main dan malah melipir buat makan, deh *alibi* :)))

Area Rabbit Wonderland di tengah gerimis
Area Rabbit Wonderland di tengah gerimis

Tempat makan di sini sendiri nggak kalah menarik, gaes. Di Kafe Burangrang, selain bakal dimanjakan sama makanan beratnya, kalian juga bisa memilih untuk duduk di luar atau di dalam ruangan. Kalau kebetulan cuaca cerah, wajib banget sih milih outdoor. Soalnya kalian bakal bisa melihat view Gunung Burangrang dari tempat kalian duduk. Tapi lagi-lagi kami nggak bisa mencoba itu semua karena hujan deras. Semua orang di kafe memilih duduk indoor jadi ya…penuh, deh. :(

Hujan deras, berkabut pula :(
Hujan deras, berkabut pula :(

Selain Kafe Burangrang, kalian juga bisa menikmati makanan di area Lutung Kasarung yang instagramable banget. Kurang tahu juga sih kenapa nama area makan ini Lutung Kasarung. Bisa jadi sekadar mengabadikan dongeng rakyat itu, tapi bisa juga merujuk ke bentuk bangunan yang mirip kandang lutung ini. Hehehe *abalisa*. Tapi satu yang pasti sih, kesininya nggak perlu manjat pohon. Soalnya sudah tersedia jembatan yang menghubungkan satu ‘kandang lutung’ ke ‘kandang lutung’ lainnya.

Lutung dan kandangnya #eh
Lutung dan kandangnya #eh

Masih seputar soal makan, buat kalian yang membawa keluarga buesar banget, kami sarankan buat makan-makan di area Saung Purbasari saja. Layaknya saung pada umumnya, area makan ini terbagi ke dalam beberapa pondok kecil dengan view danau di tengahnya. Bahkan kalian bisa loh mengarungi danau itu dengan sampan yang disediakan untuk menuju saung kalian. Asyik banget, kan?

Area danau di belakang kompleks Saung Purbasari
Area danau di belakang kompleks Saung Purbasari

Oh, dan jangan lupa pastikan kalian reservasi dulu untuk makan di Saung Purbasari. Mengingat jumlah saung yang terbatas dan demand pengunjung yang tinggi. Juga pastikan kalian membawa keluarga yang memang benar-benar banyak. Kecuali kalau kalian mampu menghabiskan (dan membayar) porsi untuk minimal 6 orang ;)))

Salah satu Saung Purbasari
Salah satu Saung Purbasari yang bisa kalian nikmati

Nah, kelar makan-makan dan menikmati pemandangan, kalian nggak boleh lupa nih buat beli buah tangan. Dan untuk itu, kalian bisa mengunjungi Pasar Khatulistiwa. Tempatnya beragam cemilan, buah/ sayur segar, dan merchandise buatan penduduk setempat.

Di Pasar Khatulistiwa ini, kalian juga bisa menikmati jajanan setengah berat. Seperti surabi, kue cubit, ronde, mie kocok, sampai tutug oncom (lah, ini ngemil apa doyan? ;p) Dan untuk membelinya, pastikan kalian menukar uang kalian di kasir dengan voucer yang berbentuk seperti uang-uangan monopoli.

Pasar Khatulistiwa yang beragam
Pasar Khatulistiwa yang beragam isinya
Nasi tutug oncom khasnya tanah pasundan
Nasi tutug oncom khasnya tanah pasundan
Suasana di dalam pasar
Suasana di dalam pasar

Masih kurang puas menikmati Dusun Bambunya? Buat kalian yang memiliki dana dan waktu lebih sih, silakan dialokasikan untuk bermalam di sini. Opsinya bisa dengan bertenda di area Eagle Camp, atau ‘mondok’ di area Kampung Layung. Semua fasilitasnya disediakan secara eksklusif loh. Dan harganya mulai dari 1,5 juta aja. Kalau kalian berminat, bisa langsung hubungi pengelola dengan mengunjungi website resminya di sini: www.dusunbambu.com

Bisa belajar menanam pai juga loh di Paddy Field ini
Bisa belajar menanam padi juga loh di Paddy Field ini

Jadi, tunggu apalagi buat menikmati yang hijau-hijau seperti ini? Yuk, segera agendakan ke Dusun Bambu.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *